Azas Black dalam Pertukaran Kalor

Pertukaran Kalor sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Joseph Black yang terkenal dengan Azas Black nya mengungkapkan teori tentang pertukaran Kalor yang sampai sekarang ini tetap digunakan.

Dalam Azas Black, Joseph Black menyatakan bahwa “Jika terdapat dua zat dengan suhu berbeda dicampur, maka akan terjadi pertukaran kalor antar keduanya”.

Selanjutnya, dalam Azas Black tersebut menjelaskan bahwa zat dengan suhu tinggi akan melepaskan kalor akibatnya suhu zat tersebut akan turun, sedangkan zat yang bersuhu rendah akan menerima kalor sehingga suhunya akan naik.

Akibat percampuran tersebut, suhu akhir kedua zat akan sama. Suhu akhir yang sama (seimbang) merupakan hasil dari pertukaran kalor.

Secara umum, bunyi Azas Black dituliskan singkat seperti ini:

Q lepas = Q terima

Jika dihubungkan dengan rumus kalor dalam postingan tentang Pengertian Kalor, bisa dituliskan sebagai berikut:

m1.c1.ΔT1 = m2.c2.ΔT2

m1.c1.(T1-Ta) = m2.c2.(Ta-T2)

Jika dituliskan dalam kalimat, bunyi Azas Black adalah: “Kalor yang dilepas oleh suatu benda sama dengan kalor yang diterima oleh Benda lain.”  Berdasarkan azas black diatas maka teori pertukaran kalor di rumuskan sebagai berikut.

Contoh penerapan Azas Black dalam kehidupan sehari-hari misalnya kita mencampur air panas dalam sebuah bak untuk menghangatkan air jika kita ingin mandi air hangat.

Jika anda ingin melihat penerapan Azas Black dalam bentuk soal, silahkan lihat postingan tentang Rumus Cepat Mengerjakan Soal Kalor

The following two tabs change content below.

Lutfi

Author at Datasoal
Menyukai aktivitas blogging. Senang berbagi informasi tentang pelajaran Fisika. Berbagi pengetahuan sekecil apapun akan menjadi hal yang paling menyenangkan di dunia maya.

Latest posts by Lutfi (see all)

Speak Your Mind

*