Konsep dan Definisi Gaya Gerak Listrik

Batu baterai yang bertuliskan 1,5 V menunjukkan Gaya Gerak Listrik yang dapat dibangkitkan oleh batu baterai tersebut. Apakah definisi Gaya Gerak Listrik? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan baca artikel berikut ini.

Gaya gerak listrik merupakan beda potensial yang terukur antara kutub-kutub sel (misalnya batu baterai) yang terukur ketika sumber tidak mengalirkan listrik.  Gaya Gerak Listrik biasa disingkat dengan GGL, diberi lambang E dengan satuan volt (J/C). Nilai GGL juga menunjukkan kemampuan sebuah sumber untuk memindahkan 1 C muatan dari kutub satu ke kutub lainnya.

Gaya-Gerak-Listrik

Contoh:

Nilai 1,5 volt pada sebuah baterai menunjukkan bahwa baterai tersebut membutuhkan energi sebesar 1,5 J untuk memindahkan 1 C muatan dari ujung baterai yang satu ke ujung baterai lainnya.

Bagaimana pula dengan sebuah baterai yang dikulitnya tertera 9 V? Sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, baterai tersebut membutuhkan energi sebesar 9 J untuk memindahkan 1 C muatan listrik ke ujung lain baterai tersebut.

Baca juga:   Contoh Soal Listrik Dinamis

Apakah penjelasan diatas sudah dapat membantu anda dalam memahami konsep dan defenisi Gaya Gerak Listrik? Jika belum, berikut penjelasan tambahan yang mungkin anda butuhkan.

Gaya Gerak Listrik merupakan nilai beda potensial yang terukur ketika sumber belum mengalirkan listrik atau saklar belum dihubungkan. Beda potensial yang terukur ketika sumber sudah mengalirkan arus listrik (saklar sudah terhubung) disebut tegangan jepit.

Tegangan jepit yang terukur memiliki nilai yang berubah-ubah tergantung dari nilai hambatan bebannya (nilai resistornya). Makin besar nilai hambatannya, makin kecil pula nilai tegangan jepitnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.