Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Bahasan kali ini membahas tentang hukum kekekalan energi mekanik. Hukum kekekalan energi mekanik sendiri masih merupakan ruang lingkup bahasan tentang hukum kekekalan energi.

Masih ingat tentang bunyi hukum kekekalan energi bukan? Hukum kekekalan energi berbunyi bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat berubah bentuk ke bentuk energi lainnya. Ini menjelaskan bahwa energi yang berubah dari bentuk satu ke bentuk lain akan selalu bernilai sama. Begitu pula halnya dengan hukum kekekalan energi mekanik yang kita bahas sekarang.

Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Hukum kekekalan energi mekanik menjelaskan bahwa jika pada sebuah peristiwa hanya melibatkan gaya berat (dalam hal ini tidak ada gaya lain yang bekerja), maka jumlah energi potensial dan energi kinetik sebelum dan sesudah peristiwa adalah tetap (sama). Penjelasan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:

  • EM = Ep + Ek, atau
  • EM = m.g.h + 1/2 m.v2

Hukum tersebut biasa digunakan untuk menjelaskan perubahan energi sebuah benda yang bergerak dari ketinggian tertentu menuju permukaan bumi. Sebagai contoh adalah gerak pemain ski yang meluncur di salju dari ketinggian tertentu atau gerak jatuh buah kelapa dari pohonnya.

Baca juga:   Bentuk-bentuk Energi dalam Fisika

Hukum kekekalan energi mekanik

Jika kita mengambil contoh sebuah benda yang jatuh dari ketinggian tertentu, maka hukum kekekalan energi mekanik dapat kita jelaskan sebagai berikut:

  • Sebelum bergerak, benda memiliki energi potensial maksimum dengan nilai m.g.h, sedangkan energi kinetik nol karena tidak memiliki kecepatan.
  • Setelah bergerak, energi kinetik memiliki nilai yang makin besar karena kecepatannya semakin bertambah. Energi potensial semakin berkurang karena semakin kehilangan ketinggian.
  • Ketika benda tepat saat menyentuh lantai, energi kinetik bernilai maksimum sebesar 1/2 m.v2, karena kecepatannya bernilai maksimum sedangkan energi potensial bernilai nol karena ketinggiannya sudah tidak ada lagi.

Penjelasan hukum kekekalan energi mekanik pada peristiwa diatas dapat dijelaskan secara matematis sebagai berikut:

EM Sebelum = EM Sesudah

  • (m.g.h + 1/2 m.v2)Sebelum = (m.g.h + 1/2 m.v2)Sesudah
  • m.g.h + 0 = 0 + 1/2 m.v2
  • m.g.h1/2 m.v2

Bagaimana? Apakah penjelasan tentang hukum kekekalan energi diatas dapat dipahami? Penjelasan hukum kekekalan energi dalam bentuk contoh soal akan kita bahas pada postingan berikutnya.

2 Replies to “Hukum Kekekalan Energi Mekanik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.